Tampilkan postingan dengan label coffee story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coffee story. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2017

secangkir kopi hitam pahit

Kelam benar mata itu, mata yang jauh memandang menembus bagian terdalam dari hatinya entah sedang mencari, entah sedang mencaci yang pasti ia sedang mengenang segala pengalamannya juga pengetahuannya. Dari mataku, ia semakin terhisap akan ingatannya sendiri semakin jauh ia menggali semakin dalam pula ia menghilang ditelan kenangannya.

Sebentar kemudian ia mendengus melepaskan segala kekalutan di kepalanya, dengusannya meski pelan dan jauh ditelan keributan suara jeritan kenalpot kendaraan yang lalu lalang tapi dengusannya, ya dengusannya itu seakan letupan gunung yang memuntahkan segala isi perut yang lama bergolak dalam rahimnya. Kurasakan suasana mencekam dalam dengusannya, dapat kubayangkan berbagai binatang dan manusia yang lari tunggang langgang menjerit meronta menangis meraung mencari selamat.
Baca selengkapnya

Senin, 08 Agustus 2016

Secangkir Kopi dan Hujan


#Hujan kembali datang, secangkir kopi sudah kusiapkan
sekaligus sebuah ember untuk menampung kerinduan yang selalu tumpah ruah


#Entah sejak kapan hujan senja dan kopi menyatu membuai mereka, sebelum semuanya terasa biasa

#Sepahit apapun kopi tetap bisa dinikmati
Sederas apapun hujan tetap bisa berhenti
Sebesar apapun ujian tetap bisa dilalui


#Hujan adalah cara langit berpuisi. Tentang isi hati, kopi tanpa gula, lagu-lagu manis, dan guntingan berita tentang kabar-kabar bahagia

#andai merangkai skripsi semudah merangkai puisi
secangkir kopi dan kamu sudah cukup jadi

#perihal minum kopi, kekasih
bukan sianida yang membuat was-was, tapi bayang wajahmu larut dan tak memudar dalam cangkirku
Baca selengkapnya

Minggu, 27 Januari 2013

Kamis, 17 Januari 2013

Secangkir Kopi Sebait Sajak #2

# Tak ada yang pasti dalam hidup ini, kecuali pahit secangkir kopi .

#Harum kopi ini mengajariku hidup dan impian.
Sepahit apapun, kesedihan adalah hitam masa lalu yang akan ku kenang.

secangkir kopi
#Ku awali malam bercumbu dengan secangkir kopi,
agar ku yakin tak ada luka yang abadi didunia ini.

#Kita pernah menyeruput kopi dari cangkir yang sama
dan membayarnya dengan uang recehan,
masih ingatkah kau akan masa itu, kawan ?

#Ketika rinduku padamu menghantuiku
Bibirmu adalah secangkir kopi gula
yang ku seruput berkali-kali hangatnya.


Baca selengkapnya

Sabtu, 29 Desember 2012

Sederhana Tanpa Pewarna


Bagaimana mungkin, minuman yang tampilannya hitam pekat bisa membuat orang-orang candu ?
Bagaimana mungkin minuman yang membuat orang sulit untuk terpejam bisa menjadi minuman favorit diwaktu senggang ?
Kenapa dia bisa menjadi idola ?
Apa karna tampilannya yang sederhana tanpa pewarna dan rasanya yang istimewa ?
Mungkin
Untuk mengetahui rasa dari secangkir kopi tentu kita harus menyeruputnya, menghirup aromanya.
Jika kenikmatan secangkir kopi hanya dinilai dari tampilannya yang hitam dan tak bergairah, mungkin sedikit sekali penggemar kopi di dunia ini.
Tapi pada kenyataan, orang berani menyeruput secangkir kopi yang tampilannya hitam dan sederhana.
Lantas, kenapa untuk menilai seseorang, kebanyakan orang hanya menilainya dari tampilan luarnya ? Kenapa sedikit orang mau menilai orang lain melalui proses pengenalan yang lebih jauh ?
" Don't judge a book by it's cover"
Apakah untuk bisa dikenal lebih baik, kita harus merubah tampilan menjadi lebih sempurna ?
Bukankah itu munafik ?


by : penikamat kopi bukan pakar kopi.
Baca selengkapnya

Selasa, 25 Desember 2012

Senin, 10 Desember 2012