Mbahku, Sujiwo Tejo

Monday, November 12, 2012

Kamu tau Sujiwo Tejo ndak ?? hah, ndak tau ! Jancuk !. Dia itu  eMbah aku cuuk ..
Langsung aja, ga usah basa-basi. Di sini  aku akan menceritakan tentang si eMbah yang juga menjabat sebagai Presiden Jancukers pertama di Indonesia .


Aku pertama kali mengenal Sujiwo Tejo di acara ILC (Indonesia Lawyer Club) disalah stu stasiun televisi terkenal dengan pembawa acara Karni Ilyas. Waktu itu aku melihat Mbah cuk membawakan wayangnya dengan cerita yang baru dan segar tidak seperti biasanya. Cerita wayangnya itu berbau politik yang mengelitik sehingga bagi para penontonnya kadang terkekeh-kekeh mendengar cerita wayang tersebut. Oleh karena itu aku tertarik dan ingin mengetahui lebih lanjut tentang Sjiwo Tejo.

Aku lebih mengenal Sujiwo Tejo lebih lengkap di akun twitternya yaitu @Sudjiwotedjo. Di sana aku jadi tau celotehannya, kesukaannya, umpatan JANCUK-nya yang mengalir begitu saja apa adanya. Sungguh aku suka. Aku menyukai setidakya tiga hal dari timeline-nya yaitu yang pertama tentang kutipan-kutipan tentang cinta yang romantis seperti "Jika dengan jancuk pun aku tak dapat menjumpaimu, dengan air mata mana lagi dapat kuketuk pintu hatimu" kemudian satu yang paling aku suka " Perempuan itu suka es krim dan cokelat , tapi lebih suka kepastian"  dan masih banyak lainnya. Kemudian tentang JANCUK-nya dan Photo2 senja dari para followers-nya.

Mungkin sebagian besar orang merasa risih dengan JANCUK-nya karena JANCUK oleh mereka diasosiasikan sebagai hal jorok, vulgar, dan tidak pantas. Tapi Mbah ku berbeda pandangan. " #JANCUK tuh ungkapan beragam dari kemarahan  sampai keakraban, tergantung sikon seperti #FUCK. Tapi orang munafik langsung mensensor" kutipan dari bukunya Jiwo J#ncuk. Aku agak bingung juga sama judul bukunya si MBAH CUK kenapa kok disensor. Apakah si MBAH juga munafik ? ataukah takut tak bisa beredar ? entahlah. Kembali ke laptop .

Mengapa si MBAH CUK begitu peduli dan mengajak para followers-nya termasuk aku untuk berjancuk-jancuk ria ? ini yang menarik. Kata Mbah ku, Bangsa ini terjebak dalam kemunafikan yang sangat kronis. BAngsa yang mengedepankan sopan santun justru nonsense, omong kosong dan malah keji !. Ini kutipan yang ku ambil dari buku Jiwo J#ncuk halaman 161 " Munafik ! Munafik ! Munafik ! lebih baik ngomong #JANCUK tapi gak korupsi daripada sopan tapi korupsi. Munafik !!! Jancuk bangsa ini".  dan yang ini " #JANCUK adalah ketika teroris  diburu densus 88 dan beritanya digede-gedein, tapi koruptor yang jauh lebih sadis dari koruptor ndak di-dor". Cara pandangnya memang unik. Kalo kita amati maksud dari si MBAH cuk itu adalah mengajak orang untuk tidak berhenti apa yang terlihat, tapi masuk untuk lebih dalam untuk mengenal substansi suatu perkara tersebut.

Dan yang terakhir dari yang aku suka dari MBAH CUK yaitu senja. Para followers-nya diajak untuk mengabadikan senja yang ada di seluruh nusantara."Knp aku suka senja, krn negeri ini kebanyakan pagi, kekurangan senja. Kebanyakan gairah, kurang perenungan ..." filosofi dari mbah cuuk. Banyak followers-nya, termasuk aku, mention tweet dan foto senja kepada @sudjiwotedjo. Aku pernah loh di RT sama si MBAH beberapa kali..hehe . RAsanya itu Jancuk  !! ..

hmm.. sekian cerita tentang Sujiwo Tejo dari cucu ter-JANCUK-nya . hahaha eh jangan lupa follow aku @rianboww dan mbah ku @sudjiwotedjo . Salam Jaaaannnnnncuuukkk !

4 komentar:

  1. Jancuk lo, hilangin captha komentarnya dong gan, ngeselin banget, dikira ane robot apa?
    Hehehehe

    ReplyDelete
  2. Jancuk juga . wis ilang .. aku komen ga pake kapta . timpuk :bata

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. loh adekkk ? kok bisa nyasar ke sini ? :D

      Delete

Next Prev